Mediasynergi86.id,Pekanbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menerima kunjungan studi tiru dari jajaran Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Kelas IIA Bangkinang, sebagai upaya memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, Rabu (6/5).
Rombongan yang dipimpin oleh Kepala Seksi Giatja Lapas Bangkinang, Jefriandy Gultom, disambut langsung oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran. Kunjungan ini menjadi sarana strategis dalam berbagi pengalaman, inovasi, serta praktik baik antar lembaga pemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut, Lapas Pekanbaru memperkenalkan berbagai program unggulan di bidang kegiatan kerja dan pembinaan kemandirian, khususnya pada sektor agrobisnis ayam petelur. Program ini menjadi salah satu bentuk pembinaan produktif yang berorientasi pada peningkatan keterampilan serta kemandirian ekonomi warga binaan.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antar lapas. Program pembinaan kemandirian yang kami jalankan diharapkan dapat menjadi referensi dan memberikan manfaat bagi pengembangan program serupa di Lapas Bangkinang,” ujar Yuniarto.
Saat ini, Lapas Pekanbaru telah mengelola sekitar 1.000 ekor ayam petelur produktif. Selain sebagai sarana pelatihan keterampilan, program ini juga menjadi wujud komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, Jefriandy Gultom menyampaikan apresiasi atas sambutan serta keterbukaan Lapas Pekanbaru dalam berbagi pengalaman. “Kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan banyak wawasan bagi kami. Kami berharap hasil dari studi tiru ini dapat kami implementasikan guna meningkatkan kualitas pembinaan di Lapas Bangkinang,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung ke area peternakan ayam petelur yang dikelola oleh warga binaan, serta sesi diskusi interaktif guna memperdalam pemahaman terkait pengelolaan program.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar lembaga pemasyarakatan dalam menghadirkan program pembinaan yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan.
